CONTOH PROFIL PKM…

P10-04-09_08.49PROFIL PUSKESMAS……

Profil Kesehatan Puskesmas Matakali
Kabupaten Polewali Mandar
2007

KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan Rahmat yang diberikan sehingga penyusunan profil kesehatan Puskesmas Matakali Tahun 2007 dapat di susun sesuai harapan.
Profil Kesehatan Puskesmas Matakali merupakan salahsatu Produk penting dari sistim Informasi Kesehatan. Profil ini adalah sarana untuk memantau dan mengevaluasi pencapaian Visi Kecamatan Sehat 2010 sekaligus memberikan gambaran kesehatan di wilayah Puskesmas Matakali berupa,Gambaran umum,Derajat kesehatan ,Upaya pelayanan kesehatan,Sumber daya kesehatan yang disajikan dalam bentuk narasi,table dan grafik.
Di era Desentaralisasi pemanfaatan data sebagai acuan sangat penting dalam menyusun perencanaan baik di tingkat Puskesmas maupun di tingkat Kabupaten sehingga lebih terarah dalam setiap kegiatan yang akan dilaksanakan setiap program di Puskesmas.
Data yang disajikan pada Profil Kesehatan Puskesmas Matakali tahun 2007 ini adalah Paduan dari data BPS Kab.Polewali Mandar dengan data Pengamatan langsung ( Door to Door ) yang disajikan dalam bentuk cakupan program ( Basic Six ) Puskesmas Matakali .
Dalam Penyusunan Profil Kesehatan Puskesmas Matakali Tahun 2007 ini ada beberapa hambatan yang ditemui sehingga bila ada kekurangan dalam penyusunan mohon di maklumi
Akhirnya Tim Penyusun menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang berpartisipasi dalam penyusunan profil kesehatan Puskesmas Matakali tahun 2007

Wassalam

Penyusun

BAB I PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG

Dalam tatanan desentralisasi atau Otonomi Daerah di bidang kesehatan kualitas dari sistim informasi kesehatan di tingkat Kabupaten sangatlah ditentukan oleh sistim Informasi Kesehatan yang berkualitas di tingkat kecamatan / puskesmas oleh karena itu kami membuat Profil Kesehatan Puskesmas Matakali yang menyajikan Informasi Kesehatan secara menyeluruh di wilayah Puskesmas Matakali tahun 2007 khususnya cakupan Pelayanan Kesehatan sebagai dasar Evaluasi tahunan dan pemantauan kecamatan sehat tahun 2010 yang menjadi visi Puskesmas Matakali
Puskesmas Matakali merupakan Puskesmas Kecamatan yang mulai di fungsikan pada Bulan Mei tahun 2005 sesuai (SK Bupati Februari tahun 2005 ) yang sampai saat ini memberikan pelayanan rawat jalan secara optimal dengan mengutamakan pelayanan Promotif,Preventif tanpa mengesampingkan pelayanan kuratif dan rehabilitatif.
B. TUJUAN
Pembangunan Puskesmas Matakali merupakan pemekaran dari puskesmas Pelitakan di maksudkan untuk lebih mendekatkan pelayanan kesehatan pada masyarakat yang tinggal jauh dari jangkauan pelayanan kesehatan, Puskesmas dibangun dalam rangka menyelenggarakan pelayanan Kesehatan dasar ,menyeluruh dan terpadu dan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat desa/Kecamatan .
Program Kesehatan yang diselenggarakan oleh Puskesmas merupakan program pokok
(Public health essential) yang wajib dilaksanakan oleh Pemerintah untuk memberikan jaminan pelayanan kesehatan bagi masyarakat ,termasuk mengembangkan program khusus untuk penduduk miskin.

C. VISI DAN MISI PUSKESMAS MATAKALI

Sesuai dengan strategi Indonesia Sehat tahun 2010 dan kebutuhan pembangunan sektor Kesehatan di era desentralisasi ini. Departemen Kesehatan sudah menetapkan Visi dan Misi Puskesmas.Visi pembangunan kesehatan melalui Puskesmas adalah terwujudnya Kecamatan tahun 2010.
Kecamatan sehat 2010 merupakan gambaran masyarakat kecamatan masa depan yang hidup di lingkungan yang sehat dan berprilaku masyarakatnya yang juga sehat ,mampu menjangkau pelayanan kesehatan yang ada di wilayahnya serta memiliki derajat kesehatan yang setinggi-tingginya .
Untuk mewujudkan Visi Kecamatan Sehat 2010, Puskesmas Matakali memanfaat kapasitas dan potensi Puskesmas secara Optimal, sehingga secara bertahap visi Puskesmas Matakali dapat dikembangkan dan terwujud yaitu :

TERCAAINYA KECAMATAN SEHAT DENGAN MEMBERIKAN PELAYANAN KESEHATAN YANG ADIL MERATA DAN BERMUTU SERTA MENINGKATKAN SISTIM KEWASPADAAN DINI DEMI TERWUJUDNYA MASYARAKAT SEHAT MANDIRI 2010
Untuk mewujudkan visi tersebut, ada tiga Misi yang harus diemban Puskesmas Matakali :
1. Menggerakan pembangunan berwawasan kesehatan.
2. Memberdayakan Masyarakat Dan Keluarga Dalam Pembangunan Kesehatan .
3. Menyelenggarakan pelayanan kesehatan dasar yang bermutu.

S t r a t e g i:
1. Menjalin kerjasama Lintas Sektor Dan Lintas Program
2. Memberikan Pelayanan Kesehatan Dasar Yang bermutu Dan berorientasi Pada Aspek Promotif,Preventif Tanpa mengesampingkan Aspek Kuratif dan Rehabilitatif.
3. Meningkatkan Profesionalisme Petugas Puskesmas
4. Meningkatkan peran serta Masyarakat (PKK,TOGA,TOMA) dalam hal Pelayanan Kesehatan Dasar.

BAB II
GAMBARAN UMUM

A. GEOGRAFI
Luas Wilayah Kerja Puskesmas Matakali adalah 57,62 Km 2 dengan batas –batas wilayah sebagai berikut :

 Sebelah Utara : Kec.Tapango
 Sebelah Timur : Kec.Polewali
 Sebelah Selatan : Teluk Mandar
 Sebelah Barat : Kec.Wonomulyo

Luas wilayah kerja Puskesmas Matakali menurut pemanfaatan wilayah adalah sebagai berikut :

 Pemukiman : 304.50 Km2
 Persawahan : 1.786.00 Km2
 Perkebunan : 3.038,00 Km2
 Padang Rumput : 432.00 Km2
 Kolam / tambak : 90,00 Km2
 Ruang terbuka : 1,40 Km2
 Lainnya : 110,00 Km2

Berikut :
PETA WILAYAH KERJA PUSKESMAS MATAKALI :

TELUK MANDAR

B. DERAJAT KESEHATAN
Indikator derajat kesehatan dan target yang hendak di capai tahun 2010 adalah sebagai berikut :

a. Angka Kematian bayi
Jumlah bayi ( berumur < 1 tahun )yang meninggal Di suatu wilayah tertentu selama 1 tahun 1 X 1.000 = Jumlah kelahiran hidup diwilayah dan pada kurun waktu yang sama b. Angka Kematian Ibu Maternal Jumlah ibu hamil yang meninggal karena hamil,bersalin dan nifas di suatu wilayah tertentu dalam 1 tahun 1 X 1.000 = Jumlah kelahiran hidup diwilayah dan pada kurun waktu yang sama C. Persentase Balita Gizi Buruk Jumlah Gizi Buruk : sasaran Balita X 100 = 5 : 2342 X 100 = 0,2 % D. Angka Harapan Hidup (data tidak tersedia) A. Keadaan Sosial Budaya dan Ekonomi Penduduk wilayah kerja Puskesmas Matakali berlatarbelakang suku Mandar (55,14%), Bugis (27,13%), Jawa (10,43%), Toraja (5,02%), Makassar (2,28%). 96,33% beragama Islam, 3,6% beragama Kristen, dan 0,07% beragama Hindu. Sangat dipengaruhi oleh adat istiadat setempat, seperti persatuan yang diwujudkan dalam sikap kegotongroyongan yang kokoh. Ini terlihat pada acara-acara seperti selamatan, pernikahan dan masih banyak lagi acara-acara lain yang sangat mencerminkan budaya atau adat istiadat setempat. Mata pencaharian penduduk pada umumnya adalah petani, sarana transportasi yang digunakan adalah angkutan umum (pete-pete) dan ojek. B. Keadaan Fasilitas Pendidikan Fasilitas Pendidikan : Kelurahan Matakali terdiri dari : Gedung Taman Kanak-Kanak : 1 buah Gedung Sekolah Dasar/MI : 2 buah Gedung SMP/Tsanawiyah : 1 buah Desa Patampanua terdiri dari : Gedung Taman Kanak-Kanak : 2 buah Gedung Sekolah Dasar/MI : 3 buah Desa Tonro Lima terdiri dari : Gedung Taman Kanak-Kanak : 1 buah Gedung Sekolah Dasar/MI : 2 buah Desa Pasiang terdiri dari : Gedung Taman Kanak-Kanak : 1 buah Gedung Sekolah Dasar/MI : 4 buah Gedung SMP / Tsanawiyah : 1 buah Desa Barumbung terdiri dari : Gedung Taman Kanak-Kanak : 2 buah Gedung Sekolah Dasar/MI : 2 buah Desa Indu Makkombong terdiri dari : Gedung Taman Kanak-Kanak : 1 buah Gedung Sekolah Dasar/MI : 2 buah Sebagai faktor predisposisi terhadap perubahan perilaku khususnya bagi pengetahuan tentang kesehatan, maka diharapkan masyarakat yang berpendidikan tinggi memiliki kesadaran yang tinggi pula dalam perilaku hidup sehat. Kondisi wilayah kerja puskesmas matakali pada umumnya tingkat pendidikan masih rendah sehingga menjadi tantangan bagi petugas kesehatan dalam penyampaian informasi-informasi ataupun inovasi-inovasi kesehatan. C. Keadaan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Dari 19.153 penduduk di wilayah kecamatan Matakali, 79 % sudah paham akan pentingnya pemeriksaan kesehatan oleh tenaga kesehatan, namun tidak bisa dipungkiri juga bahwa 21 % masyarakat kecamatan matakali lebih senang memeriksakan kesehatannya ke dukun. Hal ini disebabkan karena masyarakat kita masih kental dengan budaya, tradisi dan kepercayaan setempat. Sarana  1 Puskesmas (non perawatan) yaitu Puskesmas Matakali berlokasi di Jl. Poros Majene No.161, Kel. Matakali, Kelurahan Matakali, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polmas, Provinsi Sulawesi Barat.  3 Pustu masing-masing :  Pustu Tonro Lima berlokasi di Dusun Lemo Desa Tonro Lima  Pustu Patampanua berlokasi di Dusun Rea Jaya Desa Patampanua  Pustu Pasiang berlokasi di Dusun Tabone Desa Pasiang  2 Polindes masing-masing :  Polindes Barumbung berlokasi di Dusun Nene bece Desa Barumbung  Polindes Bunga-Bunga berlokasi di Dusun Bunga-Bunga Desa Pasiang  24 Posyandu masing-masing :  4 Posyandu di Kelurahan Matakali  2 Posyandu di Desa Patampanua  5 Posyandu di Desa Tonro Lima  6 Posyandu di Desa Pasiang  3 Posyandu di Desa Barumbung  4 Posyandu di Desa Indu Makkombong Fasilitas Kendaraan  Kendaraan Roda 4 (Puskesmas Keliling ) 1 buah  Kendaraan Roda 2 sebanyak : 7 buah Tenaga Jumlah tenaga stuktural dan fungsional puskesmas matakali dapat dilihat pada table 48 Berikut Struktur Organisasi Puskesmas Matakali : D. Sarana Komunikasi, Peribadatan dan Sarana Olah Raga Media Elektronik : Radio, TV, Handy Talky dan Hand Phone. Sarana Peribadatan : Masjid : 27 buah Gereja : 4 buah Sarana Olah Raga : Dari 1 Kelurahan dan 5 Desa di kecamatan matakali terdapat 4 lapangan yang memungkinkan untuk kegiatan olah raga seperti sepak bola, bola volley, takrow dan masih banyak lagi jenis olah raga yang bisa dikembangkan. BAB III UPAYA PROGRAM POKOK PUSKESMAS A. UPAYA KESEHATAN Puskesmas Matakali dalam menyelenggarakan kegiatan upaya pokok kesehatan tetap mengacu kepada Basic Six ( Enam Dasar ) yaitu : 1. PROMOSI KESEHATAN 2. KIA/KB 3. Gizi 4. P2M 5. KESLING 6. UPAYA PENGOBATAN Sementara upaya program yang lain, misalnya Laboratorium sederhana dan Kesehatan Jiwa juga akan dikembangkan sesuai dengan tuntutan masalah kesehatan masyarakat. Dalam mengembangkan upaya program kesehatan , Puskesmas Matakali memaparkan hasil cakupan upaya program mulai Januari sampai dengan Desember 2006 sebagai berikut : A. Hasil Cakupan KIA Kegiatan KIA terdiri dari kegiatan pokok dan integratif. Kegiatan integratif adalah kegiatan program lain (misalnya kegiatan imunisasi merupakan kegiatan pokok P2M) yang dilaksanakan pada program KIA karena sasaran penduduk program P2M (ibu hamil dan anak-anak) juga menjadi sasaran program KIA. Ruang lingkup kegiatan ; 1. Pemeriksaan Kesehatan Bumil (ANC). Pemeriksaan kehamilan diukur berdasarkan jumlah pemeriksaan kehamilan ibu di tempat pelayanan kesehatan. Untuk pertama ( kontak pertama ) disingkat dengan K1 sedangkan yang lengkap K 4. Berdasarkan data tahun 2007 dari KIA diperoleh K1 dengan persentase cakupan 99 % dan K4 dengan persentase cakupan 69 %. Kondisi ini memberikan gambaran pencapaian masih di bawah target dibandingkan tahun 2006 2. Mengamati perkembangan dan pertumbuhan anak-anak balita, integrasi dengan program gizi. 3. Memberikan nasihat tentang makanan, mencegah timbulnya masalah gizi karena kekurangan protein dan kalori dan memperkenalkan jenis makanan tambahan (vitamin dan garam beryodium). Integrasi program PKM (konseling) dan Gizi. 4. Memberikan pelayanan KB kepada pasangan usia subur. (Integrasi program KB). 5. Merujuk ibu-ibu atau anak-anak yang memerlukan pengobatan. Integrasi program pengobatan. 6. Memberikan pertolongan persalinan dan bimbingan selama masa nifas. Integrasi dengan program perawatan kesehatan masyarakat. Angka pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan sepanjang Januari sampai dengan desember 2007 Salah satu faktor yang mempengaruhi yaitu masyarakat sedikit lebih mengerti akan pentingnya pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan. B. Hasil Cakupan KB Tujuan jangka panjang program KB adalah menurunkan angka kelahiran dan meningkatkan kesehatan ibu sehingga di dalam keluarganya akan berkembang Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera (NKKBS). Ruang lingkup kegiatan ; 1. Mengadakan penyuluhan KB, baik di Puskesmas maupun di masyarakat (pada saat kunjungan rumah, Posyandu, pertemuan dengan kelompok PKK, dasa wisma dan sebagainya). Termasuk dalam kegiatan penyuluhan ini adalah konseling untuk PUS. 2. Penyediaan dan pemasangan alat-alat kontrasepsi, memberikan pelayanan pengobatan efek samping KB. Dari hasil pendataan yang dilakukan akhir Desember 2007 menunjukkan bahwa Jumlah Pus 2959, cakupan pelayanan Akseptor KB bedasarkan jenis alat kontrasepsi (dapat dilihat pada table 19), pelayanan KB masih perlu ditingkatkan olehnya itu perlu kerjasama dengan lintas program dan lintas sektoral dengan cara :Mengadakan kursus keluarga berencana untuk para dukun bersalin. Dukun diharapkan dapat bekerja sama dengan Puskesmas dan bersedia menjadi motivator KB untuk ibu-ibu yang mencari pertolongan pelayanan dukun. (Kegiatan KB di puskesmas diintegrasikan ke dalam program KIA). C. Hasil Cakupan Pemberantasan Penyakit Menular (P¬2M) Tujuan P2M adalah menemukan kasus penyakit menular sedini mungkin, dan mengurangi berbagai faktor resiko lingkungan masyarakat yang memudahkan terjadinya penyebaran penyakit menular di suatu wilayah, memberikan proteksi khusus kepada kelompok masyarakat tertentu agar terhindar dari penularan penyakit. Secara umum penyakit menular yang masih endemis di Indonesia adalah TBC, kolera, thypus abdominalis, demam berdarah, malaria, frambusia, filariasis, poliomyelitis, batuk rejan dan cacingan. Lebih khusus untuk Puskesmas Matakali, penyakit yang masih endemis adalah ; 1. Penyakit Menular bersumber pada binatang / Zonosis Disease a). Rabies Penyakit ini menular melalui gigitan hewan penular rabies ( anjing, kucing, kera dan hewan lainnya) Penyakit Rabies ini adalah penyakit yang memiliki IR yang rendah tetapi memiliki CFR ( Case Fatality Rate ) yang tinggi sehingga penyakit ini sangat berbahaya bila tidak segera diatasi. Dari Pengelolah program Rabies Puskesmas Matakali pada tahun 2007 ditemukan adanya penderita yang digigit hewan penular Rabies.namun Penderita Positif Rabies Tidak ada b). Malaria Malaria adalah penyakit menular dan menyerang semua golongan umur yaitu bayi, anak-anak dan dewasa. yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Setiap tahun terdapat 300-500 juta kasus malaria di dunia dan penyebab 1 juta kematian anak. Didaerah yang terjangkit malaria dapat menjadi penyebab utama kematian dan penghambat pertumbuhan anak. Di Indonesia , angka penderita Malaria cukup tinggi, mencapai 70 juta atau 35 % dari penduduk Indonesia. Dimasa yang akan datang , penderita malaria akan meningkat akibat mobilitas penduduk yang relative cepat, perubahan lingkungan antara lain karena pembagunan wilayah yang kurang memperhatikan aspek kualitas lingkungan. Jumlah penderita ( dapat dilihat pada tabel 10 ) Beberapa langkah-langkah yang ditempuh baik upaya pencegahan maupun penanggulangan melalui penyuluhan dan abatisasi. c). Demam Berdarah Dengue ( Dengue fever ) Penyakit Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit memiliki kasus yang rendah namun memiliki CFR yang tinggi. Lokasi yang paling sering mewabah adalah daerah yang berpenduduk padat dengan sanitasi yang buruk. Penyakit Demam Berdarah Dengue adalah penyakit yang menular yang sifatnya akut dan disebabkan oleh virus dengue, yang ditularkan melalui perantaraan vector nyamuk Aedes Aegypti. Angka CFR yang tinggi dari penyakit ini sehingga dengan 1 penderita saja yang meninggal dinyatakan KLB. Sepanjang Januari sampai Desember 2007 jumlah penderita DBD di wilayah kecamatan Matakali adalah 0 kasus Upaya untuk mengatasi hal ini dilakukan Abatesasi dan pemantauan jentik berkala. d). Filariasis Filariasis atau penyakit kaki gajah penularannya melalui nyamuk sebagai vektor. Endemik pada sebagian besar daerah panas lembab di dunia. Tingginya prevalensi tergantung kepada besarnya infeksi dari reservoir dan vector yang berlebihan. Berdasarakan hasil pendataan dan pengobatan massal Pencegahan penyakit Filariasis jumlah cakupan pengobatan sebanyak 96 %, Penderita penyakit Filariasis tidak ada kasus baru pada tahun 2007. 2. Penyakit Menular langsung ( Direct Communicable Disease ) a). Diare Penyakit diare adalah penyakit yang disebabkan antara lain vibrio, “E.Choli”, klostridia dan intoksikasi / keracunan makanan. Merupakan penyakit yang mudah menular dan sering menimbulkan wabah penyakit terutama pada awal musim penghujan. Lingkungan yang terkendali, akibat sikap hidup dan perilaku masyarakat yang baik akan dapat menekan berkembangnya masalah kesehatan. Dalam tahun terakhir 2007 didapati jumlah penderita diare adalah 561 kasus, menurun dibandingkan tahun 2006 . b). Kusta ( Lepra ) Penyakit Kusta adalah penyakit menular cronis dan disebabkan oleh kuman kusta mycobacterium leprae yang menyerang saraf tepi, kulit dan jaringan tubuh lainnya. Sepanjang Tahun 2007 ditemukan penderita Kusta Type MB 2 penderita dan PB 1 penderita dengan status pengobatan tuntas. ( Lihat tabel 11 ) c). Typhoid Penyakit Typhoid merupakan penyakit yang menyerang system pencernaan manusia. Penyakit ini dapat ditularkan melalui air dengan lingkungan yang tercemar. Oleh karena itu sering mewabah pada daerah yang sulit mendapatkan air bersih untuk dikomsumsi masyarakat. Berdasarkan data bahwa jumlah penderita Tifoid di Kecamatan Matakali tahun 2007 sebanyak 17 penderita. Menurun dibandingkan tahun sebelumnya d). ISPA ( Infeksi Saluran Pernafasan Akut ) Infeksi Saluran Pernafasan Akut atau yang lebih dikenal dengan ISPA lebih banyak mengenai kelompok usia muda yang rawan khususnya Bayi dan Anak Balita. Dalam program ISPA Penyakit ini digolongkan menjadi tiga, Bukan Pneumonia, Pneumonia dan Pneumonia berat. Di dunia, Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) jadi penyebab kematian dari 2 Juta Anak Balita pada tahun 2000. Di Indonesia , ISPA merupakan penyebab 36,4% kematian bayi tahun 1992 dan 32,1 % kematian bayi pada tahun 1995, serta penyebab 18,2 % kematian pada balita tahun 1992 dan 38,8% tahun 1995. Berdasarkan data dari P2M program ISPA tahun 2007 Puskesmas Matakali Cakupan penderita ISPA bukan pneumoni 2195 kasus, pneumoni 0 dan pneumoni berat 0 . Penyakit ini ditimbulkan terutama perumahan yang tidak layak, polusi udara sehingga memungkinkan penularan penyakit ini. Dan faktor resiko lainnya seperti; Gizi kurang, Status Imunisasi yang tidak lengkap, Menbedung Anak, Pemberian ASI tidak/kurang Memadai, Riwayat penyakit cronis, dan Orang tua perokok. e). Tubercolusis (TB) Penyakit Tuberkulosis disebabkan oleh kuman tuberculosis dengan gejala khas. Pada umumnya diderita oleh masyarakat yang berpenghasilan rendah dan menyerang kelompok usia produktif 15 tahun keatas. Penyakit memiliki daya tular yang tinggi dan untuk mengetahuinya dideteksi melalui pemeriksaan dahak di laboratorium terhadap kuman BTA positif. Indikator yang digunakan dalam Progam TB diantaranya ; Proporsi Suspek yang diperiksa dahaknya, Angka konversi (Conversion Rate), Angka Kesembuhan (Cure Rate) dan Angka Kesalahan Baca (Error Rate). Adapun CDR : sebesar 24, 7 % dari 70 % target, sedangkan Cure Rate :100 % dari 85 % target. Fenomena yang terjadi pada penyakit TBC ini dikenal dengan istilah Ice Berg Phenomena , dimana jumlah penderita yang tidak terlaporkan (muncul) lebih banyak dari pada yang terlaporkan, sehingga memerlukan perhatian khusus dalam upaya penemuan kasus. Dari bulan Januari – Desember tahun 2007 peningkatan angka kesembuhan penderita 80 % ,Persentase cakupan BTA Positif 29 % dan angka penemuan klinis 21 % 3. Penyakit yang dapat dicegah dengan Imunisasi Ada tujuh penyakit infeksi pada anak-anak yang dapat menyebabkan kematian atau cacad, walaupun sebagian anak dapat bertahan dan menjadi kebal. Ketujuh penyakit tersebut adalah Poliomyelitis (kelumpuhan), Campak (measles), Difteri (indrak), Pertusis (batuk rejan ; batuk seratus hari), Tetanus, Tuberculosis (TBC), Hepatitis –B. 1). Poliomyelitis Penyakit ini adalah merupakan suatu infeksi menular yang terutama mengenai dan merusak sel-sel motorik dikurno anterior medulla spinalis dan inti motorik batang otak sehingga menimbulkan kelumpuhan dan atrofi otot.Dan sepanjang tahun 2007 tidak di temukan adanya kasus poliomyelitis di wialayah puskesmas Matakali. 2). Campak Ialah infeksi akut menular yang disebabkan oleh virus. Terutama mengenai anak umur 6 bulan – 5 tahun.,dan tidak ada kasus penyakit campak di wilayah Puskesmas Matakali. Dapat dilihat pada table 13 3). Diftheri Ialah suatu penyakit infeksi mendadak yang disebabkan oleh kuman Corynebacterium Diftheriae. Sangat mudah menular terutama mengenai anak-anak umur 2 bulan – 5 tahun. 4). Pertusis Adalah penyakit saluran nafas yang disebabkan oleh Bordetella Pertusis. Nama lain penyakit ini adalah tussis quinta, whooping cough, batuk rejan, batuk seratus hari. 5). Tetanus Adalah penyakit toksemia akut yang disebabkan oleh Clostridium Tetani yang mengeluarkan eksotoksin. Seperti halnya penyakit Rabies, Penyakit tetanus juga memiliki kasus yang jarang namun mempunyai CFR yang tinggi. 6). TBC Tuberkulosis anak masih merupakan problema yang kompleks terutama di Negara yang sedang berkembang. Morbiditas tuberculosis anak merupakan parameter daripada berhasil atau tidaknya pemberantasan tuberculosis di suatu daerah atau suatu Negara. 7). Hepatitis-B Ialah penyakit infeksi akut dengan gejala utama berhubungan erat dengan adanya nekrosis pada hati. Berdasarkan laporan P2 (Surveylans) Puskesmas Matakali akhir Desember 2007 belum pernah dilaporkan adanya ketujuh macam penyakit tersebut di atas. D. Hasil Cakupan Peningkatan Gizi Masalah gizi masih cukup rawan di beberapa wilayah Indonesia, tidak terkecuali wilayah kerja Puskesmas Matakali. Penyebab langsung adalah komsumsi zat gizi kurang dan infeksi penyakit. Sedangkan penyebab tidak langsung yaitu ketersediaan pangan ditingkat rumah tangga, asuhan Ibu dan anak serta pelayanan kesehatan. Disisi lain yang menjadi penyebab utama yakni, kemiskinan , pendidikan, ketersediaan pangan, kesempatan kerja. Puskesmas harus mengatasi masalah gizi, khususnya pada kelompok ibu hamil dan balita, terutama setelah paska krisis multi dimensi tahun 1998. Tujuan Upaya Peningkatan Gizi di Puskesmas yaitu meningkatkan status gizi masyarakat melalui usaha pemantauan status gizi kelompok-kelompok masyarakat yang mempunyai risiko tinggi (ibu hamil dan balita), pemberian makanan tambahan (PMT) baik yang bersifat penyuluhan maupun pemulihan. Ruang lingkup kegiatan : 1. Menimbang berat badan Balita untuk memantau pertumbuhan anak. Dilakukan secara rutin setiap bulan, baik di Puskesmas maupun di Pos timbang/Posyandu. 2. Pemeriksaan HB (dan BB) pada ibu hamil secara rutin. Kunjungan ibu hamil ke Puskesmas untuk ANC dilakukan minimal 4 kali sepanjang kehamilannya. 3. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita yang kurang gizi. PMT penyuluhan (pemberian makanan tambahan) dilakukan melalui demonstrasi pemilihan bahan makanan yang bergizi dan cara memasaknya. PMT pemulihan dilakukan melalui pemberian makanan yang sifatnya suplementasi (Vitamin A, Sulfas Ferrosus, Susu dan sebagainya). 4. Memberikan penyuluhan gizi kepada masyarakat. Kegiatan gizi diintegrasikan ke dalam program KIA baik di gedung Puskesmas maupun di Posyandu. 5. Pembagian vitamin A untuk Balita 2 x setahun, suplemen tablet besi (sulfas ferrosus) untuk ibu hamil yang datang ke puskesmas untuk ANC dan pemberian obat cacing untuk anak yang kurang gizi karena gangguan parasit cacing. Target program perbaikan gizi telah ditetapkan meliputi, Cakupan distribusi Vitamin A, cakupan Fe, Kapsul Yodium. 1) Cakupan distribusi Vitamin A a) Ibu Nifas Target Cakupan Distribusi Vitamin A tahun 2007 pada Bufas adalah 100 %, sedangkan cakupan distribusi Vitamin A pada ibu nifas pada bulan agustus tahun 2007 adalah 100 %. b) Balita Cakupan pemberian Vitamin A kepada anak Balita di Kec. Matakali pada bulan Pebruari adalah 100 % dan bulan Agustus tahun 2007 adalah 100 %. Melihat cakupan tersebut maka pada bulan September tahun 2007 diadakan sweeping pemberian Vitamin A kepada Balita dan hasil yang dicapai adalah 100%. 2) Cakupan Tablet Fe Target pemberian tablet Fe 3 pada Bumil 90 %, sedangkan pencapaian Puskesmas Matakali baru berkisar 83,4 %. Artinya pencapaian masih kurang dari target. Hal ini disebabkan karena distribusi tablet Fe masih kurang Akibat dari kekurangan Fe ini dapat menyebabkan Bayi BBLR, Perdarahan, Resiko Kematian Ibu Dan Anak. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah kekurangan Fe melalui Program pemberian tablet Fe, Pemeriksaan Hb, Penyuluhan PUGS dan penganeka ragaman makanan. 3) Cakupan Kapsul Yodium dan Konsumsi Garam beryodium a) Cakupan Kapsul Yodium Pemberian kapsul Yodium ditujukan pada beberapa sasaran yaitu Ibu hamil, Ibu menyusui, Wanita Usia Subur, dan anak Usia Sekolah. Pembagian wilayah kerja menurut kategori endemiknya sebagai berikut :  Endemik berat : Tidak ada  Endemik Sedang : Tidak ada  Endemik ringan : Semua Wilayah di Kecamatan Matakali Pencapaian pemberian Kapsul yodium pada Ibu Hamil, Ibu Menyusui WUS dan Usia Sekolah di Kecamatan Matakali tahun 2007 hanya 28 % karena wilayah puskesmas Matakali bukan daerah Endemik. b) Komsumsi Garam Beryodium Berdasarkan hasil pendataan dan survey penggunaan garam beryodium tahun 2007 di kecamatan Matakali menununjukkan keberhasilan yang berarti. Hal ini terlihat dari tingkat komsumsi garam beryodium cukup di kecamatan Matakali 2007, tingkat komsumsinya telah mencapai 99 %. Akibat dari kekurangan Yodium akan menurunkan tingkat kecerdasan anak, menciptakan generasi yang lemah. Untuk mengatasi kondisi ini dilakukan upaya Program penyuluhan PUGS, GAKI, Penggunaan Garam Beryodium, Pemberian Kapsul Yodium. Indikator status kesehatan juga diukur berdasarkan gizi penduduk menurut ; Status Gizi, Anemia, KEK, BBLR, GAKI. 1) Status Gizi Berdasarkan hasil pendataan akhir desember 2007 status gizi balita paling banyak adalah baik dengan persentase 71 %. 2) Anemia Salah satu penyebab kematian pada ibu melahirkan adalah anemia yang disebabkan kekurangan zat besi (Fe). Dari data KIA diperoleh informasi bahwa tahun 2007 angka kematian ibu menurun. Upaya penanggulangan tersebut dilakukan dengan pemberian tablet Fe selama hamil sebanyak 90 tablet. 3) Bumil KEK dan BBLR (Berat Badan Lahir Rendah) Bayi yang dilahirkan dibawah 2500 gram disebut dengan BBLR. Berbagai faktor penyebab terjadinya BBLR, namun faktor utama adalah gizi ibu selama hamil kurang (Bumil KEK). Pada masa kehamilan ibu perlu mendapat perhatian khusus oleh karena dampak yang ditimbulkan bukan saja pada berat yang tidak cukup, tetapi dengan bayi BBLR memiliki kemungkinan kecil untuk tumbuh dengan baik, dan akan lebih mudah terserang penyakit. Laporan KIA tahun 2007 1,5 % BBLR umum disebabkan karena KEK pada Ibu hamil 4) GAKI Berdasarkan hasil pemetaan Gaky pada tahun 2007 dilaporkan bahwa TGR ( Total Goiter Rate ) Kecamatan Matakali tidak ada Gaky E. Hasil Cakupan Kesehatan Lingkungan Environment atau Lingkungan adalah situasi atau kondisi diluar host dan agent yang memudahkan interaksi antara keduanya. Faktor ini juga dapat menjadi risiko timbulnya gangguan penyakit pada host karena lingkungan memberikan peluang agent untuk berkembang (breeding). Tujuan Upaya Kesehatan Lingkungan adalah menanggulangi dan menghilangkan unsur-unsur fisik pada lingkungan sehingga faktor lingkungan yang kurang sehat tidak menjadi faktor resiko timbulnya penyakit menular di masyarakat. Ruang lingkup kegiatan ; a. Memperbaiki system pembuangan kotoran manusia. b. Menyediakan air bersih c. Pembuangan sampah yang baik d. Pengawasan terhadap tempat-tempat umum r. F. Pengobatan Program pengobatan di Puskesmas Matakali merupakan bentuk pelayanan kesehatan dasar yang bersifat kuratif. Masyarakat cenderung memanfaatkan pelayanan Puskesmas hanya untuk mendapat pelayanan pengobatan. Ruang lingkup kegiatan ; a. Menegakkan diagnosis, memberikan pengobatan untuk penderita yang berobat jalan. b. Mengirim (merujuk) penderita ke pusat-pusat rujukan medis sesuai dengan jenis penyakit yang tidak mampu ditangani oleh Puskesmas. c. Menyelenggarakan Puskesmas keliling untuk menjangkau wilayah kerja Puskesmas yang belum mempunyai Puskesmas Pembantu atau wilayah pemukiman penduduk yang masih sulit sarana transportasinya. Jumlah Kunjungan tahun 2007 dapat (dilihat pada tabel 39 ) G. Penyuluhan Kesehatan Masyarakat/ promosi kesehatan Tujuan Penyuluhan Kesehatan Masyarakat adalah untuk meningkatkan kesadaran , melalui upaya promosi kesehatan sehingga masyarakat dengan sadar mau mengubah perilakunya menjadi perilaku sehat. Penyuluhan Kesehatan Masyarakat merupakan bagian yang tak terpisahkan dari tiap-tiap program puskesmas. Kegiatan penyuluhan kesehatan dilakukan pada setiap kesempatan oleh petugas , apakah di klinik, rumah dan kelompok-kelompok masyarakat. Di tingkat Puskesmas Matakali ada koordinator petugas penyuluhan kesehatan. Koordinator membantu para petugas puskesmas dalam mengembangkan teknik dan materi penyuluhan. H. Usaha Kesehatan Sekolah Tujuan UKS adalah meningkatkan derajat kesehatan anak dan lingkungan sekolah. Ruang lingkup kegiatan ; 1.Membina sarana keteladanan di sekolah, berupa sarana keteladanan gizi berupa kantin dan sarana keteladanan kebersihan lingkungan. 2.Membina kebersihan perseorangan peserta didik. 3.Mengembangkan kemampuan peserta didik untuk berperan secara aktif dalam pelayanan kesehatan melalui kegiatan dokter kecil. 4.Penjaringan kesehatan peserta didik kelas I 5.Pemeriksaan kesehatan periodic sekali setahun untuk kelas II sampai VI dan guru berupa pemeriksaan kesehatan sederhana. 6.Immunisasi peserta didik kelas I dan VI 7.Pengawasan terhadap keadaan air 8.Pengobatan ringan pertolongan pertama 9.Rujukan medik 10.Penanganan kasus anemia gizi 11.Pembinaan teknis dan pengawasan di sekolah I. Perawatan Kesehatan Masyarakat Tujuan : 1.Memberikan pelayanan perawatan secara menyeluruh (comprehensive health care) kepada pasien dan keluarganya di rumah pasien. 2.Memberikan konseling kepada anggota keluarga untuk mengenali kebutuhan kesehatannya sendiri dan cara-cara penanggulangannya disesuaikan dengan batas-batas kemampuan mereka. 3.Menunjang program kesehatan lainnya dalam usaha pencegahan penyakit, peningkatan dan pemulihan kesehatan individu dan keluarganya. Ruang lingkup kegiatan ; Melaksanakan perawatan kesehatan perorangan, keluarga dan kelompok-kelompok masyarakat lainnya. Semua kegiatannya dilakukan di luar gedung puskesmas yaitu di tingkat rumah tangga. Misalnya pertolongan persalinan, perawatan penyakit kronis, peningkatan sanitasi lingkungan yang dilakukan di rumah-rumah penduduk sasaran. J. Kesehatan Gigi Tujuan Usaha Kesehatan Gigi adalah untuk menghilangkan dan mengurangi gangguan kesehatan gigi dan mempertinggi kesadaran kelompok-kelompok masyarakat tentang pentingnya pemeliharaan kesehatan gigi. Ruang lingkup kegiatan ; a. Melakukan pemeriksaan kesehatan gigi dan perawatan gigi secara rutin untuk anak-anak sekolah dan ibu hamil. b. Penyuluhan kesehatan gigi di sekolah c. Pelayanan medik gigi dasar, meliputi ; 1). Pengobatan gigi pada penderita yang berobat maupun yang dirujuk 2). Merujuk kasus-kasus yang tidak dapat ditanggulangi ke sasaran yang lebih mampu 3). Memberikan penyuluhan secara individu dan kelompok 4). Memelihara kebersihan (hygiene klinik) 5). Memelihara atau merawat peralatan atau obat-obatan Jumlah pelayanan poliklinik gigi tahun 2007 sebanyak 478 kunjungan K.Pencatatan dan pelaporan Pencatatan pelaporan puskesmas dimaksudkan tersediannya data dan informasi yang akurat,tepat waktu secara periodic dan teratur untuk pengelolaan program kesehatan masyarakat melalui puskesmas di berbagai tingkat administrasi.mencakup : 1. Data umum dan demografi wilayah kerja puskesmas 2. Data ketenagaan di Puskesmas 3. Data Sarana 4. Data kegiatan pokok Puskesmas baik dalam dan luar gedung TABEL 1 LUAS WILAYAH ,JUMLAH DESA/KELURAHAN,JUMLAH PENDUDUK,JUMLAH RUMAH TANGGA DIWILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007 NO LUAS WILAYAH JUMLAH KEL/DESA JUMLAH PENDUDUK JUMLAH KK KEPADATAN 1. 57.62 Km2 1 Kelurahan 5 Desa 19.759 Jiwa 4.235 KK 343 jiwa/Km2 TABEL 2 JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN ,KELOMPOK UMUR, RASIO BEBAN TANGGUNGAN DI WILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007 NO KELURAHAN / DESA UMUR JUMLAH RASIO BEBAN TANGGUNGAN L P 1. 2. 3. 4. 5. 6. MATAKALI PATAMPANUA PASIANG BARUMBUNG INDU MAKKOMBONG TONROLIMA 1504 2351 2234 1103 1450 1100 1583 2424 2378 1062 1389 1181 3.087 4.775 4.612 2.165 2.839 2.281 TABEL 3 JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN DAN KELOMPOK UMUR DIWILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007 Data tidak tersedia TABEL 4 PERSENTASE PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KEATAS YANG MELEK HURUF DIWILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007 NO KELURAHAN/DESA UMUR >10 TAHUN MELEK HURUF KET

1.
2.
3.
4.
5.
6.
MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
I.MAKKOMBONG
TONROLIMA
BARUMBUNG
2.349
3.676 3.273
2.107
1.777
1.633 L P
41
52
90
75
75
53 56
93
103
97
70
73 >10 th -44 th

Sumber data DikNas Kec.Matakali

TABEL 5
JUMLAH KELAHIRAN DAN KEMATIAN BAYI DAN BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

NO
KELURAHAN/DESA JML KELAHIRAN JML KEMATIAN PENYEBAB KEMATIAN
BAYI BALITA
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
BARUMBUNG
I.MAKKOMBONG 71
110
106
53
50
65 0
0
1
0
1
1 0
0
0
0
0
0

TABEL 6
JUMLAH KEMATIAN IBU MATERNAL DIWILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007
NO KELURAHAN /DESA JUMLAH KEMATIAN PENYEBAB KEMATIAN
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
I.MAKKOMBONG
BARUMBUNG 1
-
-
-
-
– Eklampsia ( di Rs Umum )

TABEL 7
JUMLAH KEJADIAN KECELAKAAN LALU LINTAS DAN RASIO LUKA DAN MENINGGAL BERDASARKAN JUMLAH PENDUDUK DIWILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

NO
KELURAHAN / DESA KECELAKAAN LALU LINTAS
KETERANGAN
LUKA MENINGGAL
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
I.MAKKOMBONG
TONROLIMA
BARUMBUNG 355
384
193
131
227
142 0
0
0
0
0
0
JUMLAH 1.432 0

TABEL 8
JUMLAH/PERSENTASE AFP RATE,TB.PARU DAN PNEUMINIA BALITA DITANGANI DIWILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

NO
KELURAHAN / DESA YANG DI TANGANI
AFP TB.PARU PNEUMONIA
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
I.MAKKOMBONG
BARUMBUNG 0
0
0
0
0
0 3
2
3
3
2
1 0
0
0
0
0
0

TABEL 9
JUMLAH PENDERITA HIV/AIDS,PSM,DBD ,DIARE YANG DITANGANI DI PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

NO.
KELURAHAN /DESA YANG DI TANGANI/DIOBATI
KET
HIV/AIDS PSM DBD DIARE
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
I.MAKKOMBONG
BARUMBUNG 0
0
0
0
0
0 0
1
0
0
0
0 0
0
0
0
0
0 230
72
76
91
44
48
Jumlah 0 1 0 561

TABEL 10
PERSENTASE PENDERITA MALARIA POSITIF / MALARIA KLINIS YANG DI OBATI DIWILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

NO
KELURAHAN /DESA DI OBATI
KET
MALARIA POSITIF MALARIA KLINIS
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
I.MAKKOMBONG
BARUMBUNG 0
0
0
0
0
0 3
96
5
0
0
0

TABEL 11
PERSENTASE PENDERITA KUSTA SELESAI BEROBAT DIWILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

NO
KELURAHAN /DESA JUMLAH PENDERITA KUSTA
KET
SELESAI PENGOBATAN TIDAK SELESAI PENGOBATAN
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
I.MAKKOMBONG
BARUMBUNG 1
-
-
1
0
0 0
-
-
1
-
-
KECAMATAN 2 1

TABEL 12
KASUS PENYAKIT FILARIA YANG DITANGANI DIWILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007
NO KELURAHAN /DESA JUMLAH PENDERITA FILARIA KET
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
I.MAKKOMBONG
BARUMBUNG 0
0
0
0
0
0
0

TABEL 13
JUMLAH KASUS DAN ANGKA KESAKITAN PENYAKIT MENULAR YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) DIWILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

NO KELURAHAN /DESA PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI
KET
TB.PARU+( Positif)
DIFTERI
PERTUSIS
TETANUS
POLIO
CAMPAK
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
I.MAKKOMBONG
BARUMBUNG 0
0
0
0
0
0 0
0
0
0
0
0 0
0
0
0
0
0 0
0
0
0
0
0 5
0
0
0
0
12

TABEL 14
CAKUPAN KUNJUNGAN NEONATUS,BAYI DAN BAYI BBLR YANG DITANGANI DI WILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

NO
KELURAHAN/DESA JUMLAH KUNJUNGAN
KET
NEONATUS BAYI BAYI BBLR
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
I.MAKKOMBONG
BARUMBUNG 14
22
21
11
13
10
TABEL 15
STATUS GIZI BALITA DAN JUMLAH DESA RAWAN GIZI DIWILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

NO
KELURAHAN/DESA STATUS GIZI BALITA
RAWAN GIZI
GIZI LEBIH BAIK KURANG BURUK
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
I.MAKKOMBONG
BARUMBUNG 11
1
10
8
5
1 160
347
332
156
190
135 86
113
121
70
47
70 0
1
4
0
0
0 0
0
0
0
0
0
Jumlah 36 1320 507 5 0

TABEL 16
CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL (K4) DAN PERSALINAN DITOLONG TENAGA KESEHATAN DIWILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

NO
KELURAHAN /DESA JENIS KUNJUNGAN DITOLONG NAKES
KET
K4 PERSALINAN
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
I.MAKKOMBONG
BARUMBUNG 69 %
100%
49 %
81 %
68 %
56 % 80 %
110 %
58 %
101 %
64 %
65 %

TABEL 17
CAKUPAN DETEKSI DINI TUM-BANG BALITA,SISWA SD DAN PELAYANAN KESEHATAN REMAJA DIWILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

NO
KELURAHAN /DESA DETEKSI DINI TUM- BANG(PEMERIKSAAN KES )
KET
BALITA SD REMAJA
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
I.MAKKOMBONG
BARUMBUNG 268
490
297
284
551
213 631
1638
1239
704
915
859 2
-
50
-
-
-

TABEL 18
JUMLAH PUS,PESERTA KB BARU & KB AKTIF DIWILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

NO
KELURAHAN/DESA
JUMLAH PUS PESERTA KB
KET
BARU AKTIF
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
I.MAKKOMBONG
BARUMBUNG 461
662
680
385
425
295 151
101
285
182
130
76 231
58
255
162
171
124
JUMLAH 2108 356 1001

TABEL 19
JUMLAH PESERTA KB AKTIF MENURUT JENIS KONTRASEPSI DI WILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

KELURAHAN /DESA JENIS KONTRASEPSI
NO IUD IMPLANT SUNTIK PIL KONDOM MOW MOV
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
I.MAKKOMBONG
BARUMBUNG -
-
1
-
-
– 4
-
11
13
9
6 96
64
106
82
83
40 131
34
137
80
88
41 1
-
-
2
-
7 -
-
-
-
-
3 -
-
-
-
-
-
KECAMATAN 1 46 460 551 10 3

TABEL 21
PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI BAYI PERDESA DIWILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

NO JENIS IMUNISASI KELURAHAN/DESA
MATAKALI P.PANUA BARUMBUNG I.MAKKOMBONG T.LIMA PASIANG
1 BCG 119,7 % 76.4% 84 % 124 % 101 % 54,71 %
2 DPT1/HB1 98,6 % 81,8 % 104 % 112,3 % 109 % 66,03 %
3 DPT2/HB2 84,5 % 51 % 112 % 135 % 85 % 57,5 %
4 DPT3/HB3 69% 60% 100 % 124,6 % 105,6 % 60,4 %
5 POLIO1 121% 91,8% 116% 76,9% 120,7% 84,9%
6 POLIO2 100 % 56,3% 94% 83,1% 98,11% 57,5%
7 POLIO3 64,8% 51% 78% 84,6% 81,13% 69,8%
8 POLIO4 76% 46,3% 78% 73,9% 60,4% 82%
9 CAMPAK 78,9% 64,5% 68% 126 % 90,56 % 100%

TABEL 22
CAKUPAN KUNJUNGAN BAYI DAN BALITA YANG MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN DI WILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

NO
KELURAHAN / DESA PELAYANAN KESEHATAN
KET
BAYI BALITA
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
I.MAKKOMBONG
BARUMBUNG 71
110
106
53
65
50 227
469
495
247
257
187
JUMLAH 455 1882

TABEL 23
JUMLAH BUMIL YANG MENDAPAT TABLET Fe1 DAN Fe3 PERDESA DIWILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

NO
KELURAHAN /DESA JUMLAH BUMIL
KET
Fe 1 Fe 3
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
I.MAKKOMBONG
BARUMBUNG 68
161
103
61
73
53 51
140
70
54
32
35

TABEL 24
JUMLAH WANITA USIA SUBUR YANG DAPAT IMUNISASI TT PERDESA DIWILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007
NO KELURAHAN /DESA JUMLAH WUS YG DAPAT IMUNISASI TT KET
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
I.MAKKOMBONG
BARUMBUNG 0
0
0
0
0
0

TABEL 25
PERSENTASE AKSES KETERSEDIAAN DARAH UNTUK BUMIL DAN NEONATUS YANG DIRUJUK DIWILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

NO
KECAMATAN KETERSEDIAAN DARAH UNTUK
KET
BUMIL BAYI

1.

MATAKALI
0
0

TABEL 26
JUMLAH DAN PERSENTASE IBU HAMIL DAN NEONATUS RISIKO TINGGI DAN KOMPLIKASI YANG DITANGANI DI WILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

NO
KELURAHAN /DESA RESTI /KOMPLIKASI YANG DITANGANI
KET
BUMIL NEONATAL
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
I.MAKKOMBONG
BARUMBUNG 0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

TABEL 27
PERSENTASE SARANA KESEHATAN DENGAN KEMAMPUAN GAWAT DARURAT BERDASARKAN TEMPAT PELAYANAN KESEHATAN DIWILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

NO
PUSKESMAS /PUSTU/POLINDES KEMAMPUAN GAWAT DARURAT
KET
YA TIDAK
1.
2.
3.
4.
5.
6. PUSK.MATAKALI
PUSTU PASIANG
PUSTU TONROLIMA
PUSTU PATAMPANUA
POLINDES BARUMBUNG
POLINDES I.MAKKOMBONG √



-
– -
-
-
-

TABEL 28
JUMLAH /PERSENTASE DESA /KELURAHAN TERKENA KLB YANG DITANGANI <24 JAM DIWILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

NO
KELURAHAN /DESA
KEJADIAN KLB DITANGANI <24 JAM
KET
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
I.MAKKOMBONG
BARUMBUNG √
-
-
-
-
-

TABEL 29
JUMLAH PENDERITA DAN KEMATIAN ,CFR,KLB MENURUT JENIS KLB MENURUT JUMLAH DESA YANG DISERANG DIWILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

NO
KELURAHAN /DESA JUMLAH DISERANG
KET
PENDERITA MENINGGAL
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
I.MAKKOMBONG
BARUMBUNG 5
-
-
-
-
– -
-
-
-
-
– CAMPAK

TABEL 30
JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI DI WILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

NO
KELURAHAN /DESA
BAYI YANG DI BERI ASI
KET
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
I.MAKKOMBONG
BARUMBUNG 177
202
325
88
132
121

TABEL 31
PERSENTASE KELURAHAN / DESA DENGAN GARAM BER YODIUM YANG BAIK DI WILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

NO
KELURAHAN /DESA KATEGORI
KET
BAIK TIDAK BAIK
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
I.MAKKOMBONG
BARUMBUNG √



-
√ -
-
-
-

-

TABEL 32
PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DI PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

NO
TEMPAT PELAYANAN
JUMLAH PELAYANAN
KET

1.

PUSKESMAS MATAKALI
478 KUNJUNGAN

TABEL 33
JUMLAH PENYULUHAN PENCEGAHAN ,PENANGGULANGAN DAN PENYALAHGUNAAN NAPZA DI WILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

NO
KECAMATAN
JUMLAH PENYULUHAN
KET

1.

MATAKALI
4 X

TABEL 34
CAKUPAN PELAYANAN KELUARGA MISKIN DAN JPKM GAKIN DI WILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

NO
KECAMATAN
JUMLAH PELAYANAN
KET

1.
MATAKALI
7024 PELAYANAN

TABEL 35
PERSENTASE PELAYANAN KESEHATAN KERJA PADA PEKERJA FORMAL DIWILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

NO
KECAMATAN
JUMLAH PELAYANAN KES-KER
KET

1.

MATAKALI
0

TABEL 36
CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN PRA USILA DAN USILA DI WILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

NO
KELURAHAN /DESA PELAYANAN KESEHATAN
KET
PRA USILA USILA
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
I.MAKKOMBONG
BARUMBUNG 302
352
225
316
212
194 296
315
214
284
147
152

TABEL 37
CAKUPAN WANITA USIA SUBUR YANG DAPAT KAPSUL YODIUM DIWILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007
NO KELURAHAN /DESA JUMLAH WUS YANG DAPAT KAPSUL YODIUM KET
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
I.MAKKOMBONG
BARUMBUNG 54
55
62
52
35
28

TABEL 38
PERSENTASE DONOR DARAH YANG DISKRINING TERHADAP HIV-AIDS DI WILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

NO
KECAMATAN
JUMLAH KEGIATAN
KET

1.

MATAKALI
0

TABEL 39
JUMLAH KUNJUNGAN RAWAT JALAN,RAWAT INAP,PELAYANAN GGN.JIWA DISARANA PELAYANAN KESEHATAN DI WILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

NO
SARANA PELAYANAN JUMLAH KUNJUNGAN
RAWAT JALAN RAWAT INAP GGN.JIWA

1.

PUSKESMAS MATAKALI
26.339
0
4

TABEL 40
KETERSEDIAAN OBAT SESUAI DENGAN KEBUTUHAN PELAYANAN KESEHATAN DASAR DI PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

NO
PUSKESMAS
KEBUTUHAN OBAT
KET

1.

MATAKALI
78 %

TABEL 41
PERSENTASE PENULISAN RESEP OBAT GENERIK DIWILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

NO
PUSKESMAS
PERSENTASE PENULISAN RESEP
KET

1.

MATAKALI
100 %
-

TABEL 42
PERSENTASE RUMAH TANGGA BERPRILAKU HIDUP SEHAT DIWILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007
NO KELURAHAN /DESA JUMLAH RUMAH TANGGA KET
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
I.MAKKOMBONG
BARUMBUNG 0
0
0
0
0
0

TABEL 43
PERSENTASE KELUARGA MEMILIKI AKSES AIR BERSIH DI WILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007
NO KELURAHAN /DESA JUMLAH /PERSENTASE KET
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
I.MAKKOMBONG
BARUMBUNG 97 %
98 %
98 %
98 %
93 %
97 %

TABEL 44
KELUARGA DENGAN KEPEMILIKAN SARANA SANITASI DASAR DIWILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007
NO KELURAHAN /DESA JUMLAH / PERSENTASE KET
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
I.MAKKOMBONG
BARUMBUNG 71 %
58 %
49 %
54 %
70 %
71 %

TABEL 45
PERSENTASE TEMPAT UMUM DAN PENGOLAHAN MAKANAN (TUPM) SEHAT DIWILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007

NO
KELURAHAN /DESA SARANA
KET
TEMPAT -TEMPAT UMUM PENGELOLAAN MAKANAN
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
I.MAKKOMBONG
BARUMBUNG 25
20
21
18
11
12 3
4
8
-
-
-

TABEL 46
PERSENTASE INSTITUSI DIBINA KESEHATAN LINGKUNGANNYA DI WILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007
NO KELURAHAN / DESA JUMLAH INSTITUSI KET
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
I.MAKKOMBONG
BARUMBUNG 0
0
0
0
0
0

TABEL 47
PERSENTASE RUMAH /BANGUNAN YANG DIPERIKSA DAN BEBAS JENTIK NYAMUK AEDES DIWILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007
NO KELURAHAN / DESA JUMLAH RUMAH/BANGUNAN KET
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
I.MAKKOMBONG
BARUMBUNG 0
0
0
0
0
0

TABEL 48
PERSEBARAN TENAGA KESEHATAN MENURUT UNIT KERJA DI WILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007
NO PUSKESMAS/PUSTU/POLINDES JUMLAH TENAGA KET
1.

2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI

PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
I.MAKKOMBONG
BARUMBUNG 1 KEPALA UPT,1 DOKTER UMUM,1 DOKTER GIGI , 6 PERAWATUMUM,1 PERAWAT GIGI ,
4 BIDAN, 1 GIZI,1 KESLING ( Status Sukarela ),2 TATA USAHA ,1 SOPIR
1 BIDAN,1 PERAWAT
1 PERAWAT PNS,1 PERAWAT SUKARELA
1 BIDAN
1 BIDAN
1 PERAWAT

STATUS GILIRAN /3 BULAN
Profil Kesehatan Puskesmas Matakali Tahun 2007

TABEL 49
JUMLAH SARANA PELAYANAN KESEHATAN DI WILAYAH PUSKESMAS TAHUN 2007
NO KELURAHAN /DESA JUMLAH SARANA KESEHATAN KET
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
I.MAKKOMBONG
BARUMBUNG 1 PUSKESMAS, 1 DOKTER PRAKTEK
1 PUSTU
1 PUSTU
1 PUSTU
1 POLINDES
1 POLINDES

TABEL 50
UPAYA KESEHATAN BER SUMBERDAYA MASYARAKAT DIWILAYAH PUSKESMAS MATAKALI TAHUN 2007
NO KELURAHAN /DESA JUMLAH SARANA KESEHATAN KET
1.
2.
3.
4.
5.
6. MATAKALI
PATAMPANUA
PASIANG
TONROLIMA
I.MAKKOMBONG
BARUMBUNG 0
0
0
0
0
0

BAB IV
P E N U T U P

Dengan tersusunnya profil Kesehatan Puskesmas Matakali Tahun 2007, maka diharapkan dapat digunakan sebagai acuan dalam peningkatan kinerja sekaligus Evaluasi pencapaian program pelayanan kesehatan di Puskesmas Matakali dibidang kesehatan dengan menilai derajat kesehatan dari beberapa aspek diantaranya angka kematian, angka kesakitan dan status gizi. Aspek ini dipengaruhi oleh upaya kesehatan yang dilakukan melalui upaya peningkatan, pemerataan pelayanan kesehatan
Sedangkan upaya kesehatan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu sumber daya manusia, sumber daya sarana dan prasarana dan sumber dana.
Diera Desentralisasi, data dan Informasi kesehatan sangat penting artinya baik dalam menunjang perencanaan kesehatan maupun sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan. Untuk menjawab kepentingan diatas, maka profil ini disusun setiap tahunnya yang memberikan gambaran tentang kondisi kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Matakali dalam bentuk persentase
Pencapaian Upaya Program Puskesmas. Profil ini disajikan dalam bentuk teks, lampiran beberapa table dan grafik, untuk mempermudah menganalisis masalah kesehatan. Progam kesehatan diera Desentralisasi terjadi beberapa perubahan terutama dalam hal perencanaan kesehatan yang berbasis bottom up untuk mengetahui kebutuhan oleh masing tingkatan pelayanan kesehatan. Sementara dalam hal pendanaan kondisinya masih jauh dari anggaran yang layak untuk bidang kesehatan.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: